• May 25, 2021

Dua Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Berpeluang Gantian Kalahkan Timnas Thailand

Setidaknya ada dua faktor yang membuat Timnas Indonesia berpeluang membalaskan dendam kekalahan dari Thailand di pertemuan pertama. Timnas Indonesia akan melakoni tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G pada awal Juni nanti. Thailand menjadi lawan perdana skuad Garuda pada Kamis (3/5/2021) di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Laga tersebut merupakan pertemuan kedua bagi kedua tim di kualifikasi ini. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Indonesia takluk dengan skor mencolok 0 3. Adapun gol gol dari tim Gajah Perang masing masing dicetak oleh Supachok Sarachat (2 gol), dan Theerathon Bunmathan.

Meski begitu, tim asuhan Shin Tae yong setidaknya memiliki dua alasan kenapa mereka berpeluang membalaskan dendam. Thailand telah dipastikan tidak bakal diperkuat pemain yang menjadi momok bagi Timnas Indonesia, Theerathon Bunmathan. The Football Association of Thailand mengonfirmasi bahwa Theerathon telah menarik diri pada Rabu (19/5/2021).

Bek kiri berusia 31 tahun itu saat ini bermain untuk klub Liga Jepang, Yokohama F Marinos. Persyaratan untuk menyelesaikan masa karantina wajib selama 14 hari setelah kembai dari Jepang menjadi alasan Theerathon mundur. "Saya minta maaf kepada mereka yang mencintai saya tapi mungkin kecewa dengan keputusanku kali ini."

"Saya minta maaf atas kekecewaannya, tapi saya masih berharap semua orang menghormati keputusan saya kali ini." "Saya selalu mencintai dan mengabdikan diri sejak saya mulai bergabung dengan tim nasional dan akan selalu seperti itu untuk saya." "Saya ingin mengirimkan dorongan saya kepada semua teman, saudara dan saudari saya di tim nasional Thailand," kata Theerathon.

Berbeda dengan Timnas Indonesia yang telah menjalani persiapan sejak jauh hari, persiapan Thailand relatif minim. Skuad asuhan Akira Nishino baru tiba di Uni Emirat Arab pada Sabtu (22/5/2021) untuk mempersiapkan diri. Para pemain Thailand sebenarnya sempat berkumpul 3 Mei 2021 untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Samut Prakan.

Namun, mereka dipaksa menjalani isolasi 14 hari pada 8 Mei karena ada yang terinfeksi Covid 19 di kamp latihan. Alhasil, Akira Nishino tidak dapat melihat siapa saja pemain yang siap sehingga harus membawa 41 pemain ke UEA. "Awalnya kami memiliki kamp di Thailand untuk Grup 1 dan Grup 2 dan saya berencana memilih skuad sejak di sana."

"Tetapi karena situasi COVID 19 Jadi kita tidak bisa melakukan itu, kami tidak bisa melihat kondisi fisik pemain." "Jadi saya membawa semua atlet ke audisi untuk UEA," kata Akira Nishino dikutip SuperBall.id dari Siamsport. Kemenangan atas Thailand akan menjadi suntikan semangat luar biasa untuk menghadapi Vietnam 7 Juni dan UEA 11 Juni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *